PKS Kecamatan GODEAN, Takkan surut!!
Pagi itu tidak biasanya lapangan sepak bola kalurahan sidoarum tampak padat. Jalan raya di depan lapangan Sidoarum tampak padat merayap. Pagi itu lapangan kalurahan Sidoarum memang sedang dipakai kegiatan Liqoh Tansiqi 3 (LT3 Besar) besar DPC PKS Godean. DPC PKS Godean pada saat itu menggelar LT3 Besar dalam bentuk PKS Fun Bike. Berdasar konsumsi yang dibagikan menurut salah satu panitia Akh Wndarto lebih kurang 1.000 orang kader dan simpatisan mengikuti kegiatan Fun Biketersebut.
Kegiatan fun bike tersebut menyusuri jalan-jalan desa di kalurahan Sidoarum. Peserta fun bike berjajar dua-dua sehingga membentuk barisan sepeda yang panjang. Peserta paling depan tidak tanggung yaitu ketua DPW PKS DIY Dr Sukamto beserta Aleg PKS Zuhrif Hudaya. Ketertiban peserta yang dibantu oleh barisan kepanduan PKS menyebabkan barisan sepeda peserta fun bike tidak mengganggu pejalan yang lain. Yang menarik dalam kegiatan tersebut adalah adanya kader PKS yang mengkreasinya sepedanya sedemikian rupa sehingga menarik peserta lain atau masyarakat yang keluar rumah untuk melihat aksi goes kader PKS Godean.
Kegiatan Goes kurang lebih menempuh jarak 5 Km dan berakhir di kalurahan Sidoarum. Di Tengah perjalan peserta diberi tiket doorprize. Dalam kegiatan PKS Fun Bike tersebut memang di undi ratusan doorprize yang terdiri dari 1 kulkas dan 1 televisi sumbangan caleg PKS DPR Propinsi DIY nomor urut 3 Nandar Winoro, 1 televisi sumbangan caleg PKS Kabupaten Sleman nomor urut 1 Muhammad Zuhdan, 1 sepeda sumbangan caleg PKS Kabupaten Sleman Nomor urut 2 , 1 kambing sumbangan caleg DPR RI propinsi DIY Nomor Urut Dr. Sukamta, 20 ayam kampong babon sumbangan calag DPR RI nomor urut 2 Ahmad Sumiyanto 1, dan ratusan doorprze lainnya.
Ketua DPC PKS Hanifuddin ketika ditanya darimana asal doorprize mengatakan bahwa doorprize yang bernilai besar diperoleh dari caleg-caleg PKS, sedangkan ratusan doorprize senilai 10.000 s.d. 300.000 berasal dari sumbangan para kader PKS diwilayah Godean. Menurut Hanifuddin pada saat ini di Godean ada kurang lebih 50 kader PKS. Kader-kader tersebut secara bersama-sama berpatungan Dana sebesar 3.500.000 yang dipakai untuk operasional juga merupakan patungan dari kader-kader PKS Godean.
Ketika disinggung pertanyaan bagaimana kalau yang hadir hanya bermotivasi mendapatkan doorprize saja, sedangkan nantinya tidak memilih PKS. Ketua DPC PKS Godean yang akrab dipanggil Ustadz Hanif mengatakan “bagi kami PKS yang penting adalah beramal untuk masyarakat, masalah memilih atau tidak biarlah itu urusan Allah SWT. Sebagaimana dulu ketika Rosulullah berdakwah, semua didakwai Rosulullah, saudara, teman, bahkan orang yang memusuhi Islam pun di dakwai, maka begitu juga prinsip kami, semua disapa, semua dilayani, semua di ajak bersaudara, masalah mereka memilih atau tidak itu hak Allah yang menentukan.
Hal senada juga diungkapkan Ustadz Kuadi selaku ketua bidang kaderisasi PKS Godean belilau menyatakan ” manusia yang menciptakan adalah Allah, Allah pula yang menentukan pilihan hati seseorang, bagi Allah sangat mudah mengubah orang dari dulu memilih tempe menjadi memelih tahu, sangat mudah bagi Allah mengubah seseorang dari dulu memilih jeruk menjadi memilih apel. Jadi bagi kami yang penting adalah berusaha untuk mengajak pada kebaikan, karena pada dasarnya itulah yang dinilai oleh Allah. Masalah pilih mememilih itu semua hak Allah.
Sebelum diadakan pengundian doorprize dilakukan prosesi acara LT3 Besar yang meliputi pembukaan, taujih rabbani (pembacaan Kalam Al Qur’an) menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PKS, dan terakhir taujih kemenangan da’wah oleh Ketua DPW PKS Godean Dr. Sukamto. Yang menarik ketika Dr. Sukamta dalam taujihnya menyanyakan apakah yang hadir mau kalau BBM dinaikan dengan serempak semua menjawab tidak mau.
Tibalah saatnya pengundian Doorprize. Peserta tampak antusias menanti mendapatkan doorprize. Satu-satu persatu peserta yang mendapatkan doorprize datang dan menerima doorprize, ketika tiba pengundian doorprize utama, peserta semakin merangsek kedepan panggung. Dan akhirnya doorprize utama diperoleh oleh seorang remaja yang beralamat di Ngrenak Sidomoyo, yang saying penulis lupa namanya.
Pada akhir pelaksanaan ada salah satu peserta yang memberikan testimony berikut : Dia meyakini PKS yang dekat dengan rakyat seperti ini tetap akan didukung. Saya dan keluarga dari dulu mendukung, yang di TV itu beritanya belum tentu benar, dia lebih percaya apa yang ia lihat dengan kepala sendiri akan kiprah dan akhlaq para kader PKS di lingkungannya. Walau prahara menempa pengajian tetap jalan terus, aksi sosial juga jalan. Ustadz PKS yang mengisi ditempatnya juga tidak pernah meminta kami memilih PKS. Tapi ikatan hati dan teladan ustdaz PKS ditempat dia yang membuat dia dan keluarga tetap mendukung PKS.
0 komentar: